tips-mengganti-oli-mobil-matic-toyota

Semakin padatnya lalu lintas kota besar seperti Makassar membuat konsumen mobil banyak yang beralih menggunakan transmisi otomatis. Akan tetapi seiring perkembangannya, guna memfasilitasi kemacetan seperti di Makassar, produsen Toyota mengeluarkan varian transmisi AT/CVT (Automatic/Continously Variable Transmission).

Cara Kerja Transmisi CVT Pada Toyota All New Camry dan Toyota Prius Hybrid

Sebelum membahas mengenai perawatan CVT, sebaiknya Anda mengetahui dulu cara kerja transmisi otomatis CVT ini yang telah banyak diaplikasikan pada mobil terbaru Toyota. Mobil yang bertransmisi otomatis CVT, menggunakan perangkat puli serta sabuk baja sebagai komponen utama pengggerak transmisi. Mobil bertransmisi CVT mampu melakukan perubahan gigi rasio menyesuaikan dengan putaran mesin.

Transimis CVT membuat mobil mampu melakukan perpindahan gigi sangat halus serta nyaris tak terasa. Tak hanya itu. Keunggulan lainnya, pengemudi tidak memerlukan RPM tinggi guna mendapatkan power yang besar, tentunya dengan pemakaian normal seperti di dalam kota Makassar. Dengan RPM mobil yang jarang tinggi membuat mobil bertransmisi CVT akan lebih irit bahan bakar jika dibandingkan mobil yang menggunakan transmisi otomatis AT.

Pada mobil Hybrid, akselerasi agak kurang responsif tidak terjadi, beda dengan mobil non Hybrid yang telah menggunakan transmisi CVT. Karena untuk mobil Hybrid, sudah menggunakan motor elektrik bertenaga baterai, yang akan membantu mobil saat berakselerasi. Salah satu mobil Hybrid terbaik di Indonesia saat ini dengan transmisi otomatis CVT yaitu Toyota Camry Hybrid.

Jika posisi mobil yang bertransmisi CVT melalui jalanan menurun, pengereman dibantu oleh Engine Brake beda dengan mobil bertransmisi otomatis saja. Namun ada juga kekurangannya. Mobil yang bertransmisi CVT kurang responsif saat berakselerasi jika dibandingkan dengan mobil transmisi otomatis AT.

Tips Mengganti Oli Untuk Mobil Transmisi Automatic (CVT)

Terkait perawatan, mobil transmisi CVT tidak boleh sembarangan melakukan pergantian oli. Biasanya Toyota sudah membekali pelanggan nya untuk mengganti pelumas CVT sesuai rekomendasi pabrik. Pergantian oli yang secara sembarangan akan membuat mobil transmisi CVT cepat rusak dan membutuhkan biaya yang lumayan besar karena sistem elektronik yang tersematkan dalam CVT.

aktivitas-perakitan-mobil-toyota-di-jepang

Yang ada di pasaran saat ini, ada 2 tipe transmisi CVT fluid yang dikeluarkan oleh pabrikan mobil. Jangan sampai anda salah pilih karena walaupun sama-sama transmisi CVT, namun spesifikasi oli jelas jauh berbeda. Transmisi CVT generasi pertama dibuat oleh pabrikan yang beda dengan pabrikan generasi kedua. Pastinya, untuk mobil dengan transmisi CVT hanya perlu rajin mengganti oli dengan oli khusus.

Untuk oli CVT ini harus anda perhatikan baik-baik, walaupun ada pabrikan yang mengeluarkan oli khusus CVT, namun dipastikan hal itu sangat berbeda dengan yang dipesan oleh pabrikan resmi. Setidaknya dibutuhkan dua botol oli khusus CVT untuk pergantian oli CVT.

Penting juga diperhatikan agar pengisian oli tidak sampai melewati batas atas, karena mobil akan terasa berat saat berakselerasi, persis seperti kopling slip untuk transmisi manual. Sebaliknya juga, jika kurang, malah menyebabkan panas berlebih pada girboks.

Catatan pentingnya adalah jangan pernah menambahkan Oli CVT merek dan tipe lain, sedikitpun!

PENILAIAN ANDA MENGENAI ARTIKEL INI