tips mengganti shokbreker dan dumper

Tips Mengganti Shokbreker dan Dumper Toyota Calya

Anda tentunya tak asing lagi dengan kata shokbreker dan dumper bukan? Nah, seperti yang Anda ketahui bahwa shokbreker dikenal pula dengan sebutan peredam kejut, damper dan shock absorber yang merupakan suatu alat mekanik yang dirancang dan di desain agar dapat meredam aau mengurangi hentakan yang disebabkan oleh energi kinetik lainnya. Hal ini tentunya sering Anda rasakan apabila Anda sedang melewati polisi tidur.

 tips mengganti shokbreker dan dumper
Nah, alat ini tentu sangat penting untuk kendaraan bermotor agar dapat mengurangi efek dari kasarnya permukaan jalan yang Anda lewati. Nah, jika alat ini tidak ada pada kendaraan Anda tentunya Anda akan sangat merasakan ketidaknyamanan apabila sedang berkendara menggunakan kendaraan tersebut shokbreker tersebut. Biasanya memang fungsi dari shokbreker sendiri akan berkurang seiring berjalannya waktu. Biasanya sekitar 3 sampai dengan 5 tahun atau sekitar lebih dari 60.000 km perjalanan.

Jika Anda sudah mulai merasakan ketidaknyamanan dan mengetahui bahwa shockbreaker Anda perlu diganti, maka segeralah Anda untuk mengganti demi kenyamanan Anda berkendara. Namun, tentunya Anda tidak bisa sembarangan memilih shockbreaker untuk kendaraan Anda. Pastikan bahwa shockbreaker tersebut cocok dan dapat berfungsi dengan baik saat dipasang pada kendaraan Anda.
Mulailah dengan Memperhatikan Titik Las

 tips mengganti shokbreker dan dumper
Nah, hal awal yang harus Anda perhatikan yakni dengan memperhatikan titik las tersebut apakah ada bekas las pada dindingnya atau tidak. Namun, memang sebenarnya ada beberapa merk yang terdapat titik las pada produk shockbreaker nya. Untuk mengetahui keasliannya Anda dapat meraba apakah titik las tersebut halus atau tidak. Jika halus, itu berarti shockbreaker tersebut asli dan dapat digunakan dengan baik. Namun, alangkah lebih baiknya jika Anda untuk bertanya pada ahlinya agar menghindari penggunaan shockbreaker yang kualitasnya buruk.

Lihatlah Bekas Gerinda dan Bekas Suntikan
Nah, dalam hal ini Anda harus dapat mencermati bekas gerinda dan suntikan pada shockbreaker. Hal ini dikarenakan banyak oknum yang tidak bertanggung jawab mengelabui pembeli dengan menyuntikkan sesuatu kepada shockbreaker agar terlihat seperti bukan daur ulang.

Lihatlah dan Cermati Batang Tengah
Nah, dengan Anda mencermati batang tengah, maka jika shockbreaker yang Anda akan beli asli, maka tidak terdapat goresan sebab memang belum pernah dipakai. Sebaliknya, jika pernah dipakai, tentunya akan ada goresan dan juga luka – luka pada batang tengah tersebut.

Lihatlah Drat Pada Ulir
Perhatikanlah drat pada ulir yang ada, jika dratnya ternyata tidak sempurna, hal tersebut menunjukkan bahwa shockbreaker yang Anda pilih ternyata adalah hasil daur ulang

Mengecek Kinerja Shockbreaker Tersebut
Nah, hal terakhir yang dapat Anda lakukan adalah mengecek kinerja shockbreaker tersebut. Anda dapat melakukannya dengan cara mengambil shockbreaker tersebut dan peganglah bagian atas shockbreaker tersebut agar berposisi tegak lurus. Cobalah untuk menarik dan tekanlah dengan kuat hingga melewati batas maksimal kemudian lepaskan.

Nah pada saat ini Anda bisa perhatikan jika dalam proses kembali tersebut terdapat udara yang tertahan, berarti shockbreaker tersebut merupakan shockbreaker yang bekas. Karena sebenarnya, shockbreaker yang baru akan berjalan dengan lambat tanpat tersendat dengan udara yang tertahan.
Nah, 5 hal tersebut dapat Anda lakukan apabila Anda merasa bahwa shockbreaker Anda perlu diganti. Hal terpenting adalah agar Anda mengetahui kualitas shockbreaker yang akan Anda pilih nantinya. Waspadalah dengan shockbreaker yang palsu, karena dengan shockbreaker yang palsu kinerjanya tentunya tak sebagus yang asli atau bahkan tidak lebih baik dari shockbreaker lama Anda.

PENILAIAN ANDA MENGENAI ARTIKEL INI